Senin, 15 Desember 2014

MELODI

Satu dentingan
Dua dentingan
Tiga dentingan dan seterusnya
Menggabung jadi satu
Melodi pun tercipta

Melodi, sebagai sebuah tanda
Perwakilan dari hati
Gambaran perasaan yang ingin diungkapkan
Tersampaikan melaluinya
Melalui melodi

Melodi indah
Menjadi perwakilan dari
perasaan yang indah pula
Melodi sendu
Menjadi perwakilan dari
perasaan yang sungguh menyakitkan

Cukup dengan melodi
Cukup dengan berbagai dentingan itu
Sebuah perasaan dari seseorang
bisa tersampaikan

Meskipun langka pengertian
Meskipun sulit untuk diartikan
Tapi,
Melodi menjadi sebuah perwakilan
yang memiliki keistimewaan tersendiri

Rabu, 10 Desember 2014

Puisi Sumpah Pemuda

"Kami putra dan putri Indonesia,
mengaku bertumpah darah yang satu,
Tanah Air Indonesia"
"Kami putra dan putri Indonesia,
mengaku berbangsa yang satu,
Bangsa Indonesia"
"Kami putra dan putri Indonesia,
menjunjung bahasa persatuan,
Bahasa Indonesia"

Itulah bunyi Sumpah pemuda
kembali menggema di jagat khatulistiwa
memberi sebuah tanda, bahwa hari itu t'lah tiba
Hari Sumpah pemuda
hari dimana kau bersumpah
mempertahankan Indonesia
hari dimana kau bersumpah
membela negeri mu tercinta, Indonesia

Suara mu menggelegar bagai petir
Penuh semangat berikrar
1 tanah air
1 bangsa
1 bahasa, yaitu Indonesia

Berkat sumpah mu,
Tak ada lagi perbedaan
Semua bersatu,
mendirikan negeri kebanggaan, Indonesia
Berkat sumpah mu,
sang garuda bangkit,
bangkit dari kesengsaraan,
memberikan semangat baru bagi bangsa Indonesia

Kini,
28 Oktober
sumpah mu kembali dikenang,
dan akan selalu dikenang,
sampai sang mentari terbenam di ufuk timur